Istri Muda Pejabat


Menjadi pejabat memiliki banyak godaan selain korupsi tentu perselingkuhan dan akhirnya nikah siri, tak heran banyak pejabat kita memiliki istri muda, tak ingin berzinah, para pejabatpun memilih untuk menikah dengan istri muda. Istri muda yang menjadi simpanan pejabat harus rela untuk di tinggal, karena itu banyak dari simpanan pejabat tak bisa menyalurkan birahi, dan akhirnya perselingkuhan pun terjadi.

Aku seorang lelaki dengan umur 24 tahun, orang bilang aku lumayan tampan dengan potongan rambut yang selalu pendek..tubuh ku agak kecil tinggiku 160 dengan berat badan 55 kg jadi yah lumayan kurus namun terlihat lincah….saat ini aku kuliah semester akhir di suatu perguruan tinggi swasta ternama di makassar..
Aku kuliah jurusan pariwisata yang tentunya banyak di huni oleh wanita-wanita cantik…
Namanya rani tubuhnya sangat indah, kulitnya putih, tinggi 165 dan penampilan sangat sexy….dia merupakan mahasiswi baru di jurusan ku, umurnya sekitar 20 tahun orangnya tampaknya lugu setiap dia lewat depan kelasku dia selalu tersenyum….
Terus terang aku jadi penasaran untuk berkenalan sama dia namun aku juga merupakan cowok yang agak pemalu kalo berurusan dengan wanita karena mulai aku kuliah sampai saat ini aku belum punya pacar di kampus ini…kalau pacaran dengan perempuan nakal memang banyak namun kalo pacaran serius belum pernah…
Semakin hari perasaan ku semakin suka sama rani sehingga suatu sore aku beranikan berkenalan dengan dia ketika mau pulang kampus….
Ternyata nama aslinya Maharani, dia tinggal dekat dengan kampus bersama kedua orangtuanya sehingga dia pulang hanya berjalan kaki…
Perkenalannya amat singkat karena nampaknya dia tidak terlalu merespon dengan baik dia hanya menyebutkan namanya kemudian bla.. bla.. bla.. sedikit, lalu pulang…
Keesokan harinya kemudian aku menanyakan nomor hpnya namun rani tidak memberikan dengan alasan hpnya jarang dia aktifkan…aku hanya bingung karena dia langsung pergi…
Aku semakin penasaran karena rani semakin misterius….sulit untuk di ajak bicara….
Suatu sore aku mengikuti dia dari belakang menuju kerumahnya dan memang ternyata rumahnya tidak terlalu jauh dari dari kampus dan ternyata dia masuk kerumah besar yang merupakan rumah salah satu pejabat besar di kota ini….aku sempat kaget kalo ternyata rani merupakan seorang anak pejabat…tapi kenapa dia begitu tertutup…seperti terasing dari yang lain…
Aku tetap menunggu beberapa saat dan kemudia tidak berapa lama pemilik rumah itu tiba dan langsung masuk kerumah sedangkan supir dan mobilnya keluar lagi entah kemana….
Rumah itu tampak sepi…sampai sekitar 2 jam saya menunggu akhirnya saya putuskan untuk pulang karena tidak ada perkembangan…
Hampir satu minggu aku mengikuti rani pulang dan tidak ada perubahan semunya sama setiap harinya….
Akhirnya aku beranikan diri untuk pergi kerumahnya pada suatu malam…
Kira-kira pukul setengah delapan aku tiba dirumah itu, ak sudah mempersiapkan alasan untuk meminjam buku anak semester satu sebagai bahan untuk tugas akhirku….
Aku membuka pagar dan langsung mengetuk pintu rumah…
Cukup lama kuketuk dan akhirnya seorang laki2 membuka pintu yang ternyata pejabat itu….
“Malam pak….ada Rani” tanyaku agak gugup…
“ada perlu apa, ya?” suara pejabat itu agak parau
“saya teman kampusnya pak mau pinjam buku sama rani Karena ada tugas untuk besok.”
“oh….mari masuk..raninya lagi dikamar…mngkin lagi belajar..tunggu sebentar ya bapak panggilkan…” kemudian pejabat itu masuk keruangan dan tidak lama rani keluar dan tampak sangat terkejut ketika melihatku….
“oh kak dwi..ada apa kak..? kok tau rumah saya disini…?sama siapa…?”
Aku cukup kaget ditanya dengan banyak pertanyaan…
“satu-satu donk dek nanyanya…jadi bingung nih mau jawab yang mana duluan,….”
“sory kak cuman kaget aja ternyata kakak yang datang….”jawab rani sambil tersenyum manis…
Gila cantik banget nih cewek…
“anu dek eh anu..cuman mau pinjam buku dasar2 pariwisata untuk bahan tugas akhir kakak…”
“oh…kakak mau lama atau sebentar disini…?”
“maksudnya dek..?”
“enggak, kalo lama biar saya bikinin minuman…”?
“boleh dek sekaligus mau cerita-cerita…gak apa-apa kan..?”
“gak apa-apa kebetulan saya juga lagi bête, nih…”
Kemudian rani masuk kedapur…ternyata rani di rumah sangat berbeda dengan di kampus..dia sangat ramah….
Tak lama kemudian rani keluar dengan membewa segelas orange juice….
“Mari kak diminum..”
“ok thanks….disini ga ada pembantu, ya…?”
“ga ada kak…kan ada saya…”
“yang tadi itu papa kamu ya..?”
“ehmmmm….iya kak tapi papa angkat….”
“ohhh…trus kaya’nya kamu orang baru deh disini karena aku ga pernah liat kamu selama ini….padahal sudah empat tahun aku kuliah di dekat rumahmu…”
“iya kak…panjang banget ceritannya……”
“trus boleh di ceritain, gak…?”
“nanti aja ya, kak belum waktunya…? Kita ngobrol masalah kuliah aja ok..??”
“ok deh…”
Akhirnya kami mengobrol masalah kuliah dan temen-temen kampus Linda sampai jam setengah sepuluh…intinya tidak ada sama sekali informasi yang bisa ku peroleh tetang keluarga ini…dan itu mebuatku semakin penasaran….
Kemudian aku pamit pulang pada ayah angkatnya dan nampaknya ayah angkatnya tidak senang melihat aku….
Malam itu aku tidak langsung pulang namun diam-diam aku kembali menorobos masuk dan mencari celah untuk mencari tahu apa sebenarnya misteri di rumah ini….
Pekarangannya cukup luas namun tidak ada satpam dan nampak rumah ini sangat sepi seperti tidak berpenghuni….
Aku mengelilingi rumah itu dan akhirnya aku mendapatkan jendala yang masih terbuka di samping ruangan tv…kulihat kedalam tampaknya tidak ada orang….tangan ku kumasukkan kedalan terali jendala dan mencoba untuk membuka kunci pintu dari dalam..
Klek….pintu itu terbuka….dalam hatiku aku berfikir perbuatan ini sangat nekat karena jika tertangkap basah aku pasti mendapat masalah besar apalagi ini merupakan rumah seorang pejabat…tapi aku sudah terlanjur penasaran dan kepalang basah ya kulanjutkan kembali misi ku untuk mencari tahu apa yang terjadi sebenarnya di rumah ini…
Aku mendengar suara orang sedang bercerita….
“tadi itu siapa..?”
“teman kuliah, Pa…?”
“bukan pacar….”?
“bukan,….suer deh…”
Kemudian aku mengintip keruangan itu dan ternyata Linda bersama ayah angkatnya sedang makan malam……
Tidak lama kemudian mereka selesai makan dan Linda membersihkan meja makan dan kemudian mereka keluar menuju ruang tamu….
Aku langsung cepat bersembunyi di ruangan tamu yang kebetulan lampunya mati sehingga tidak terlihat dari ruang televisi…
“Ran,..jendela sama pintu sudah kamu tutup semua…?”
“sudah, Pa…?”
Tidak lama kemudian Rani datang dan langsung duduk disamping ayah angkatnya dan kepalanya disandarkan di bahu aya angkatnya itu….
Sambil menonton televisi mereka saling berpegangan tangan…dan aku tidak tahu apa yang mereka tonton karena televisinya membelakangiku…jantungku berdegup kencang ketika kulihat tangan ayah angkatnya Rani menjalar kedada Rani dan mulai meremas-remasnya
dan nampaknya Rani sangat menikmati hal itu….
Desahan Rani cukup terdengar di telingaku karena tidak ada suara televisi ….
“Uhffff….ahhhhh….terus pa…..nikmat….”
Kemudian dengan lincah pejabat itu membuka baju dan bhnya Rani …serta menurunkan celana pendek yang dipakai Rani….
Kini Rani hanya menggunakan cd tipis yang berwarna ungu…
Dia tampaknya pasrah dan menunggu apa selanjunya yang akan dilakukan padanya…..
Pejabat itu kemudian melepas pakaiannya sendiri sampai bugil…
Kini pejabat itu telah bugil dan tampak senjata itu berdiri tegak….tidak terlalu besar…kira2 13 centi…ukuran standar….
Sementara Rani masih bersandar disofa…..
Tak lama kemudian pejabat itu naik ke sofa dan mengarahkan senjatnya ke mulut Linda…dan dengan sigap Rani mulai melakukan tugasnya….
Rani mengecup kemudian dengan lembut dimasukkan kedalam mulutnya dan semua senjata itu bles masuk kemulut Rani hanya terlihat bulu pejabat itu yang menempel di hidung dan pipi Rani
Sementara pejabat itu nampaknya sangat menikmatinya….
Hisap terus Ran… jangan dilepas….terus…hisap yang kuat…….
Rani terus mengisap senjata itu…terlihat pipinya kempot…..sementara tangan yang satunya lagi …memilin-milin biji yang berada di bawah senjata itu….
Kemudian tidak lama kemudian pejabat itu mulai menggenjot pinggulnya sehingga kepala Rani mulai bergoyang maju mundur….
“ssshhhh ….nikmat lin….ahshhhh…uhhhhhhffff….terus sayang …..terusssssss….”
Pejabat itu kemudian mencabut senjatanya dari mulut Linda dan memasukkan kembali dengan kasar sehingga Linda tampak tersedak….namun pejabat itu tak peduli….
Terlihat mulut Rani yang kecil terlihat memerah karena sesaknya senjata yang masuk ke mulutnya….
Semakin lama genjotan pejabat itu semakin kencang kemulut Rani sampai akhirnya pejabat itu terlihat menenggang dan memasukkan dalam-dalam senjatanya kemulut Rani …
“ahhhhhhhhhh……ahhhhhhhh…..achhhhhh……..”
Nampaknya pejabat itu mengalami orgasme dan di memuntahkannya di mulut Rani yang paling dalam….dan nampaknya Rani sungguh menikmati hal itu….dia terus menghisap senjata itu seperti tak mau melepaskannya sambil menelan seluruh sperma yang menyemprot tenggorokannya….
Rani terus menghisap senjata itu dan tampaknya pejabat itu mulai merasa geli dan akhirnya mencabutnya dari mulut Rani
Rani tampak kecewa ketika senjata itu di cabut….
Kemudian pejabat itu duduk disamping Linda…
“nikmat banget sedotan kamu, sayang….”?
Rani tersenyum sambil terus memegangi senjata pejabat itu yang sudah mulai layu…
Sekitar sepuluh menit mereka bercerita sambil saling merangsang…..
Aku terus memandangi tubuh Linda yang begita indah….
Susunya masih mengkal…ukuran 32 B…putingnya berwarna pink dan kulitnya putih mulus tanpa noda….sementara kulihat cd ungu yang dia kenakan sudah sangat basah….
Tak lama kemudian Rani menarik pejabat itu ke lantai dan disuruhnya berbaring….dan Rani memulai kembali bergerilya….dia menjilat seluruh tubuh pejabat itu dari mulai leher sampai kelutut berulang-ulang….
Nampak pejabat itu menggelinjang kenikamatan dan senjatanya sudah mulai berdiri tegak kembali…. Rani mulai mengulumnya kembali dengan lincah…
Setelah itu Rani melepaskan cd ungunya dan kemudian berjongkok tepat diatas senjata itu……
Perlahan –lahan Linda mengarahkan senjata itu kesarang miliknya….
Blesss….senjata itu menghilang diantara pantat Rani.
Kemudian Linda mulai menggoyangnya dengan liar sementara pejabat itu terus meremas susu milik Rani
“ahh…..terus….enak banget sayang….goyang terus…..aku mau keluar nih…..”
kemudian Rani dengan cepat mempercepat goyangan itu …dan semakin liar….
“ohhh….ahhhh…ohhhh…uhfffff….” suara Linda terdengar..
“aku keluaaaar sayang……ahhhhh……achhhhhhh”
Pejabat itu nampaknya mengalamai orgasme yang kedua sementara Rani masih terus menggoyangnya karena Rani belum mengalami orgasme….
Aku menyaksikan kejadian itu sambil menservis sendiri senjataku by hand….
Terlihat nampaknya Rani kecewa dengan pejabat itu karena Rani belum puas sementara pejabat itu sudah lemas berbaring di lantai….
“Sorry, sayang Papa keluar duluan habis kamu liar banget, sih n punya kamu sempit banget jadi siapa yang bisa tahan di goyang kaya’ gitu….”
Aku mulai berfikir kotor untuk mencari kesempatan memuaskan Rani malam ini….
Namun aku kehilangan akal karena tidak lama kemudian mereka berdiri dan langsung masuk kekamar….
Aku kemudian bengong sendiri menyaksikan kejadian barusan sementara torpedo ku masih berdiri tegak….aku berjalan pelan ke arah tempat perang tadi….masih tercium aroma birahi yang kuat…kemudian aku servis tropedoku sendiri by hand dan memuncratkannya dilantai bercampur dengan sisa-sisa perang tadi….
Kemudian aku mulai bingung bagaimana caranya aku bisa mendapatkan Rani
Yang ku tahu sekarang intinya Rani mempunyai nafsu yang sangat tinggi….

Akhirnya ak memutuskan untuk tidur dirumah ini karena tampaknya rumah ini hanya berisi dua orang sementara kamarnya cukup banyak….aku masuk kamar disebelah ruang makan dan tampaknya ternyata gudang….aku mulai menyusun rencana…..
Besok kalo tidak salah mahasiswa baru masuk kuliah jam 9.30…jadi aku bisa melakukkannya setelah pejabat ini berangkat kerja….
Aku pun tidur digudang sampai pagi….
Paginya aku terbangun cepat karena kebiasaan ku selalu bangun pagi namun belum terdengar suara apa apa….aku pun terus baring sambil waspada terhadap bunyi apapun kulihat sudah jam 7.30…tak lama kudengar suara langkah kaki menuju meja makan… Rani bersama pejabat itu sedang sarapan….setengah jam kemudian pejabat itu pamit..
“Ran, papa ke kantor dulu, ya ntar siang kamu makan siang dirumah, ya papa mau ambil jatah, nih…”
“ok, deh papaku sayang….ntar siang Rani puasin lagi….”
“ntar kalo kuliah pintu di kunci ya Rin….papa berangkat dulu”
“siap, bos…” Linda menjawab dengan manja….
Tak lama kemudian terdengar suara kaki Rani masuk kembali kekamar….
Aku pun keluar dari tempat persembunyianku….aku mulai berfikir bagaimana untuk memulainya,….
Terdengar suara air dalam kamar…
Rani a sedang mandi  tampaknya….
Aku pun ingin mandi rasanya karena sangat gerah kurasa….
Aku pun kearah dapur dan masuk ke kamar mandi belakang
Aku langsung melepaskan semua bajuku dan langsung mandi serasa rumah sendiri…
ketika sedang asyik mandi tiba-tiba pintu di gedor dari luar…
“hey, sapa didalam…?”
Ternyata suara Rani dan aku mulai panik tidak karuan….
“Papa, ya….? Jawab donk”
Aku pun nekat dalam keadaan bugil langsung ku buka pintu dan Rani tampak sangat terkejut….kak dwi….!!!!!!!?
Aku langsung menarik Rani kekamar mandi dan langsung memeluknya sementara dia masih menggunakan handuk karena baru selesai mandi

“kak…lepasin…?” nampak Rani mulai menjerit..
Aku pun langsung melumat bibir sementara tanganku manarik turun handuknya…
Rani terus meronta mendorong ku namun tenaganya tidak cukup kuat untuk melepaskan dekapan ku….
“kak…ssshhhh…uhffff….sudah kak….aku ini istrinya orang….”Linda mulai mendesah..
Aku langsung terkejut dan melepaskan dekapan ku..
“maksudnya…? Kamu istrinya siapa…?”
Nampak Rani tertunduk malu….
”panjang ceritanya kak…okelah saya ceritakan semuanya tapi jangan disini kak kita keruangan televisi saja terus kakak pake baju dulu ah…”kemudian Linda keluar kamar mian dengan bugil karena handuknya basah jatuh ke lantai..
Aku pun memakai baju ku dan langsung keruangan televise…
“tak lama kemudian Rani keluar menggunakan daster tipis dan sepertinya tidak menggunakan bh karena benjolannya terlihat jelas….
“Ok, kak sebelum saya menjelaskan semuanya saya mau Tanya gimana kakak bisa mandi pag-pagi di sini …?”
Aku pun menceritakan yang sebenarnya mengenai kejadian tadi malam dan alasan kenapa sampai begini karena aku begitu mencintainya dan penasaran dengan semua misteri  tentang nya

“jadi kakak sudah tau semua donk…”
“iya tapi belum jelas alur ceritanya…cuman yang hot-hot aja yang tau” jawabku sambil tersenyum…
“ah kakak jadi ga enak nih…”
Lalu Rani menceritakan masalah yang sebenarnya…
Rani ternyata gadis desa yang dinikahi oleh pejabat ini secara siri karena orang tuanya terbelit hutang… dan Rani pun tidak keberatan karena dia ingin membantu orang tuanya…
Namun dia dipaksa untuk mengaku jadi anak angkat pejabat ini….
”Oh… begitu ya…sory kalau saya jadi buat kamu sedih, Ran…”
“nggak kak aku bahagia kok…sekarang hidupku berubah seratus persen penuh dengan kemewahan….”
Kami pun saling diam entah apa yang saling kami pikirkan….
Tidak lama kemudian Rani mendekat dan langsung memegang senjataku yang masih tertidur…
“kakak kan udah liat semuanya tadi malam jadi tolong kakak jangan cerita sama siapapun ok…n sekarang kakak tolong puasin saya karena tadi malam saya belum puas….n kakak nanti saya servis full…”
“Ok…tapi tunggu dulu…kamu kok bisa jadi seberingas begini padahal kan kamu baru berapa bulan di kota….”
“iya, kak tapi saya selalu di suruh nonton film blue untuk belajar katanya bapak…n ternyata bapak ga sanggup puasin saya…”
“ok tapi tapi ada aturan mainnya. Kamu bakal puas, saya jamin. Tapi turutin apa yang saya bilang ok…”
“ok kak….deal…”
“sekarang kamu lepas daster kamu n cd kamu terus berdiri di depan saya….”
Linda pun melepakan dasternya dan berdiri di hadapan ku persis bulu-bulu halus di hadapan mataku…
Aku pun memandanginya penuh kagum…tubuhnya putih mulus….toketnya kencang dan masih mengkal…kemudian bulunya tipis dan uhffff ……….pahanya putih mulus……
“cepet donk kak jangan cuman diliatin gak tahan nih….”
Gila nih anak nafsunya tinggi banget…
“ntar dulu mau puas ga..?”
“sekarang kamu berbaring dilantai….”
Linda pun menurut….
“buka pahanya lebar-lebar….”
Woooouwww mhemek nya merah muda……..dan nampak cairan bening disekeliling klitorisnya….
Rani memejamkan matanya….aku segera melantai dan duduk disampingnya…
Mulai ku kecup keningnya terus turun…ku jilat semua bagian mukanya..sampai kebelakang telinganya…..
“ahhhhhh….kaaakk….ampun kakkk…..uhhhhhffffff…..shhhhhh”
Kemudian kulumat bibirnya dan Rani pun langsung membalasnya dengan beringas….
Kemudian jilatan ku mulai turun ke leher….sampai ke dadanya dan kujilat di sekitar puting nya hampir lima menit….
“ ahhhhh…kakk….terus kak….nikmat……”
Kemudian kujilat lagi bagian perutnya dan kumainkan di sekitar pusat….nampak Rani menggelinjang kenikmatan dan aku pun terus melanjutkan permainanku….
Kuturunkan jilatan ku ke bagian paha sampai keselangkangan…. Rani pun menjerit nikmat…..
Kemudian ku pandangi lubang kecil berwarna merah muda dan kusentuhkan hidungku di lubang tersebut….harum sekali…nampaknya Rani a sangat merawat bagian yang satu ini…
“ohhhhh…..kak…..sudah kakk…….ahhhhhhh”
Lalu mulai kumainkan lidah ku dilubang itu dan sesekali ku dorong lidahku agak kedalam….
Rani menjambak rambutku dengan erat nampaknya dia sudah mau klimaks dan semakin lincah ku goyangkan lidah ku di lubang itu…..
“kak…aku mau keluarrrrrrrr…..ga tahan…….ouhhhhhhhhh…..aaahhhhhhhhhhhh…..”
Rani mencengkram rambutku dan cairannya dengan deras keluar….banyak sekali dan rasanya sungguh nikmat…..kujilat semunya cairan cinta Linda sampai bersih,….
“ohhhhh kakk……nikmat banget……cape kak……ohhhhhhhh…..”
Rani terus meracau sambil menarik rambutku….
Kemudian aku duduk disamping nya…..aku masih berpakaian lengkap…..
“Ran, sekarang kamu balik tengkurap…..”
Aku pun melepaskan semua pakaian ku…dan duduk mengangkang di hadapan mukanya…
Tampak senjataku berdiri tegak…
”hahhhh….kak gede banget……gila ….hitam banget lagi….”
Ya ukuran penisku memang tergolong besar 17 senti karena aku mengunakan ramuan untuk memperbesar alat kelamin….
“sekarang kamu jilatin dulu mulai dari bijinya sampai ujung batang nya…..”
Rani pun menurut …..sambil tengkurap dia melaksanakan tugasnya……..
Lidahnya sangat lincah….dia mempermainkan batang kemaluahku sampai keujung nya….
Ahhhhh. Ran, enak banget jilatan mu….
Kemudia Rani mulai memasukkan senjataku kedalam mulutnya dan dia memaksa untuk memasukkan seluruhnya…….
“oooucchhhh….ah…..hangat banget Ran…terus Ran sampai dalam…..”
Rani pun meneruskan sampai bibirnya tersandar di batang kemaluanku….
Terasa ujung senjataku menyentuh bagian dalam tengorokannnya dan seperti di pijit-pijit….
Linda pun mengocoknya menggunakan mulutnya…….
“ahhhh.. Ran….hisap yang kuat Ran…….enak banget mulutmu……”
Rani mempercepat hisapan nya seperti kesurupan karena nampaknya Linda sangat terangsang…..
Akhirnya akupun menyuruhnya menungging seperti gaya dogy style dan kutancapkan senjataku kemulutnya dan terus ku pompa….nampak matanya memerah karena ku pompa sangat cepat…..dannnnn…..
“Ran saya keluar Rann……hisap yang kuat Rannn…..”
“oooohhhhhhhhhhhhh……ahhhhhhhhhhhhhhhhh……….hhhhhhhh hhffffff”
Aku pun memuncratkan spermaku di mulutnya….dan Rani langsung menela semua spermaku…….
Rani terus membersihkan senjata ku hingga bersih dan senjataku masih tegak berdiri….
“kak kok masih tegak sihh…”
“itu tandanya masih mau Ran…..”
Aku pun menyuruh Rani menjilat biji….
Tak lama kemudian setelah kurasa cukup tenaga ku aku pun menyuruh Rani terlentang kemudian kuarahkan senjata ku lubang kecil itu…
“pelan-pelan kak sakit….punya kakak besar banget…..”
Aku pun medorong pelan-pelan sambil ku maju mundurkan….
“sempit banget punyamu Ran….gila bisa lecet punya ku…..”
“ahhhhh kakkk….sakit….pelan-pelan kak….uhfffff….terus…..nikmat kakk…..”
Aku pun terus mendorong senjata ku hingga mentok kedalam kemudian ku diamkan beberapa saat didalam supaya Linda dapat beradaptasi dengan besarnya senjataku…
“Kak cabut kak agak sakit….”
Aku pun macabut nya kemudian memasukkan kembali pelan pelan dan nampaknya Rani mulai menikmati karena mulai menggoyang kan pinggulnya mengikuti irama goyangan ku….
“huffffff…..terus kak…..konthol kakak enak banget…..ahhhh……”
Aku pu memompanya denga irama…kurasakan kothol ku serasa dipijat-pijat dan sangat hangat cairan nafsu milik Rani..
“ahhhh…kak Rani ga tahan…..enak kakk…….teruss….”
Rani memelukku erat dan mengangkat pingguknya agar senjataku full kandas di memek nya…..
“ak aku keluar……ahhhhhhh……..hufffffff……..enak kakkk….”
Rani mencakar punggungku sambil mengejang dan terasa caira cinta yang begitu hangat membasahi sejataku….
Aku pun mencabut senjata ku dan kemudian mengambil tisu dan k ulap sampai kering memek Linda….
“kak kok di lap sih..?
“biar seret lagi….abis memek mu enak banget sih….”
“sekarang kamu tengkurap….”
Rani pun tengkurap dan aku pun mulai mengarahkan senjataku ke memheknya Linda….
Gila sempit banget karena posisi Rani tengkurap dan kakinya lurus sehingga senjataku melesat melalui belahan pantanya dan kemudian masuk ke memek Rani …memang tidak masuk semua namun sensasinya luar biasa…
“kak…sakit…..terus kak…..enak banget…..tusuk yang dalam…..uhhfffff…..”
Aku pun mlai mengoyang kembali dan nampak memhek Rani basah kembali dan dengan lincah senjataku ku tarik maju mundur…..sementara tanganku meremas remas punggungnya……
Hampir sepuluh menit kugoyang dan Rani sudah basah dengan keringat sekujur tubuhnya dan itu membuat dia tambah seksi…..
Lalu kusuruh linda duduk di sofa dan kakinya diangkat keatas sehingga memeknya terpampang jelas…..
Ku tusuk dengan konthol ku….
“ahhhh enak banget kakk……tersusin kak….jangan berhenti….”
Aku pun terus memompanya dengan irama yang lembut…..
Bulir-bulir keringatku barjatuhan dipaha Rani ….
“kak terus kak…aku udah ga tahan nihhh….”
“lin aku juga…..mau keluaarrrrr…….uhhffffff….keluarin dimana…..?”
“di dalam aja kak…….ga apa-apa…….”
Aku pun memompa dengan cepat………..uhfff…..
“aku keluar kakk………uuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhffffffffff………ahhhhhhh hhhhhhh”
aku terus memompa dan akhirnya….
“aku keluar Ran…..”
Ku tancapkan dalam dalam senjataku…..
“ohhhhh……ahhhhhhh……ahhhh…..uffffffhhhhh….”
Spermaku pun membanjiri rahim nya……
Jangan di cabut kak…..biarin dulu……
Terasa konthol ku seperti di urut-urut didalam…..
Kemudian kucabut konthol ku dan sperma ku meleleh keluar dari memhek Rani ….
Rani pun tampaknya kelelahan…..
Aku pun duduk disampingnya……..
“Ran, enak banget memhek mu…”
“konthol kakak juga enak banget….bener-bener puas…..baru kali ini saya nikmatin enaknya beginian”
“jam berapa suamimu pulang…”
Linda melihat jam diding….
“Jam sebelas….setengah jam lagi”
“Ok deh aku pulang dulu yah….”
“jangan kak…sembunyi aja dulu ntar kalo bapak kekantor lagi kita lanjut lagi….”
“trus saya sembunyi dimana…?”
“di kamar aja ntar kakak nonton aku main sama bapak….?
Ok deh dan aku bersiap untuk sembunyi dikamar….

Begitulah Yang terjadi . Kejadian-kejadian terus kami nikmati, sampai akhirnya perpisahan terjadi

TAMAT

 

2 comments on “Istri Muda Pejabat

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s