Tini Pembantuku


Hari berganti hari bulan-bulanpun berganti tahun. Kasih sayang yang aku curahkan begitu tulus. Wanita yang hadir dilalam hidup ku sungguh wanita yang paling sempurna dimataku,sempat terlintas dibenak ku “aku adalah sosok lelaki yang beruntung memperistrinya”,istriku adalah wanita yang lemah lembut setiap tutur sapanya mampu manarik perhatian bagi siapa saja yang bertemu.Bukan itu saja,istriku juga seorang yang sangat peduli akan bakti sosial atau kegiatan yang berbau sosial jadi pantas rasa kemanusian nya  tinggi. Dia mampu menilai sisi-sisi hidup dan kehidupan manusia rasa tenggang rasa sesama.Sungguh aku makin kagum,tingkat beragamanya yang tinggi hingga tak pernah lupa sedikitpun untuk menjalankan apa yang diperintahNya,agama adalah pegangan hidupnya”itulah tuturnya”.Semua ku jalani dengan begitu bahagia hingga aku menemukan pengalaman yang mampu merobek jaringan cinta kami.inilah kisahnya nya”Pengalamanku saat aku baru menikah 1 tahun, saat itu aku sudah berumah tangga sendiri, karena istriku juga bekerja maka kita mengambil seorang pembantu melalui biro jasa. Pembantuku masih muda sekali usianya kira-kira 16 tahun hanya kulitnya agak putih dan bersih. Dia sampai saat terjadinya kejadian ini sudah bekerja kira-kira 6 bulan.

Baca lebih lanjut